Lomba Mancing HUT RI ke-81 di Tamanan Jadi Ruang Partisipasi dan Penggerak Ekonomi Lokal

BONDOWOSO, ulas.co.id – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, dikemas tidak sekadar melalui kegiatan seremonial. Pemerintah Kecamatan Tamanan berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu melibatkan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian lokal.
Salah satunya melalui lomba mancing yang digelar di Kolam Pancing (KP) Andalan Jaya, Desa Kalianyar, Kecamatan Tamanan, Minggu (16/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai kalangan dan berlangsung dengan antusias.
Camat Tamanan, Abdul Mufit, mengatakan lomba mancing sengaja dikemas bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, membangun sportivitas, serta membuka ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kami ingin hobi memancing tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi, sportivitas, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Abdul Mufit.
BACA JUGA: Harjabo-ke-207-di-pusara-ki-ronggo-bupati-abdul-hamid-wahid-tekankan-pentingnya-merawat-sejarah
Menurut Mufit, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 RI di Kecamatan Tamanan yang dirancang dengan melibatkan masyarakat secara luas. Sedikitnya belasan kegiatan dan perlombaan disiapkan untuk menyemarakkan momentum kemerdekaan.
Ia menegaskan, keberhasilan rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya diukur dari terlaksananya setiap lomba. Lebih dari itu, pemerintah kecamatan ingin melihat sejauh mana kegiatan mampu meningkatkan partisipasi warga, melibatkan pemerintah desa dan instansi, serta menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Target kami bukan sekadar menyelenggarakan lomba, tetapi menjadikan rangkaian HUT RI ke-81 sebagai ruang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat kebersamaan antarwarga, serta memberikan hiburan yang positif,” tegasnya.
Mufit menjelaskan, setiap kegiatan diharapkan memiliki ukuran keberhasilan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Indikator tersebut antara lain jumlah peserta, keterlibatan desa dan instansi, aktivitas UMKM, hingga tingkat antusiasme warga.
“Karena itu, kami ingin setiap kegiatan memiliki ukuran keberhasilan, baik dari jumlah peserta, keterlibatan desa dan instansi, UMKM yang bergerak, maupun antusiasme masyarakat,” jelasnya.
BACA JUGA: Dinas-bsbk-dorong-perangkat-daerah-tumbuhkan-semangat-kompetisi-antar-instansi
Menurutnya, lomba mancing menjadi salah satu contoh kegiatan yang mampu mendekatkan perayaan kemerdekaan dengan kegemaran masyarakat. Di luar kompetisi dan hadiah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bertemu dan bersilaturahmi bagi warga.
Pada saat yang sama, kehadiran peserta dan masyarakat di lokasi kegiatan dinilai dapat menciptakan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi lomba.
Mufit berharap pola kegiatan semacam itu dapat terus dikembangkan dalam rangkaian peringatan HUT RI di Tamanan. Semangat kemerdekaan, kata dia, harus diwujudkan melalui kegiatan yang membuat masyarakat terlibat, berkumpul, bergerak, sekaligus mendapatkan manfaat.
Dengan belasan kegiatan yang disiapkan, Kecamatan Tamanan ingin menjadikan perayaan HUT ke-81 RI sebagai momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
“Merayakan kemerdekaan bukan hanya soal memasang bendera, tetapi bagaimana warga ikut bergerak dan menikmati momentum HUT RI secara positif,” pungkasnya.
Penulis: Redaksi


