Owner SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group Pastikan Keamanan Pangan dari Hulu hingga Hilir

Owner SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK group Lina Tri Puspita Sudarmo Putri/Inces Magdalena didampingi Ketua dapur saat usai melakukan pengawasan pengelolaan masakan hingga siap disajikan pada penerima manfaat (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

Bondowoso, Ulas.co.id — Komitmen menjaga keamanan dan kualitas pangan terus ditunjukkan oleh SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group di Tegal Pasir. Owner SPPG, Lina Tri Puspita Sudarmo Putri, yang akrab disapa Incesss Magdalena/Lina, menegaskan bahwa pengawasan ketat dilakukan setiap hari, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses distribusi makanan kepada anak-anak sekolah. Selasa (27/01/2026) dini hari bertempat di dapur SPPG Tegal Pasir Jambesari.

Menurut Incesss Magdalena, kualitas makanan harus dijamin sejak awal dengan memastikan bahan baku yang dipesan dari supplier merupakan bahan premium dan layak konsumsi.

Baca juga: https://ulas.co.id/wakil-ketua-bgn-pusat-slhs-syarat-mutlak-dalam-operasional-dapur-program-pemenuhan-gizi/

“Kami selalu menekankan kepada supplier agar mengirimkan bahan dengan kualitas terbaik. Setelah bahan sampai di SPPG, tim persiapan langsung melakukan penyortiran ketat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam proses penyortiran, sayur-mayur dan bahan pangan lainnya diperiksa secara detail untuk memastikan tidak terdapat ulat, bagian busuk, atau bahan yang tidak layak diolah. Bahan yang tidak memenuhi standar langsung dibuang demi menjaga keamanan pangan.

Baca juga: https://ulas.co.id/sekda-bondowoso-tegaskan-evaluasi-program-mbg-fokus-cegah-dampak-negatif-dan-perkuat-pengelolaan-limbah/

Tak hanya itu, Incesss Mgdalina juga rutin melakukan inspeksi mendadak ke area dapur dan pengolahan. Dengan mengenakan alat pelindung diri (APD), ia memastikan seluruh karyawan menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Mulai dari kebersihan alat masak, pencucian daging ayam, pengolahan nasi, sampai penempatan bahan makanan di meja stainless steel yang bersih dan tertutup, semuanya harus sesuai aturan,” tegasnya.

Pengawasan ini dilakukan bukan hanya sebagai bentuk kepatuhan terhadap instruksi Badan Gizi Nasional (BGN), tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab pribadi selaku pengelola.

Baca juga: https://ulas.co.id/ketua-bgn-pusat-baru-15-dari-43-dapur-di-bondowoso-kantongi-sls-keamanan-pangan-jadi-prioritas-utama/

“Ini menyangkut kesehatan dan keselamatan anak-anak sekolah. Saya ingin memastikan makanan yang mereka konsumsi aman, bersih, dan bergizi,” tambahnya.

Evaluasi Rutin dan Disiplin Tim. Untuk menjaga konsistensi kualitas, SPPG Tegal Pasir juga melakukan evaluasi rutin setiap 10 hari sekali. Setiap tim memiliki koordinator masing-masing dan wajib mengikuti briefing sebelum bekerja. Dalam briefing tersebut, kekurangan pada pekerjaan sebelumnya dibahas dan diperbaiki agar pelayanan semakin optimal.

“Semua karyawan harus bekerja sesuai SOP dan dengan penuh amanah. Koordinasi dan kedisiplinan adalah kunci,” jelasnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-juknis-terbaru-perkuat-ekonomi-sirkular-dan-libatkan-umkm-lokal/

Dampak Positif bagi Pegawai dan karyawan. Keberadaan SPPG juga memberikan dampak nyata bagi para pegawainya.

Riski, karyawan SPPG Tegal pasir jambesari saat di wawancarai disela kesibukannya (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

Menurut Riski karyawan Mitra Mandiri Magdalena ABK Group mengatakan, manfaat SPPG ini bagi dirinya sangatlah menunjang ekonomi keluarganya.

“Saya sangat bersyukur telah diterima bekerja sebagai karyawan di SPPG ini, karena sangat membantu bagi keluarga dan adik adik saya untuk biaya sekolah. Saya berharap kedepan SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK group ini sukses dan berjalan lancar,” katanya.

Linda, juga salah satu karyawan di SPPG Mitra mandiri Magdalena ABK group Tegal pasir saat bersyukur atas bekerjanya di dapur MBG (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Linda, juga karyawan di SPPG Tegal Pasir, mengungkapkan bahwa bekerja di SPPG telah membawa perubahan besar dalam kehidupannya.

“Alhamdulillah, setelah bekerja di SPPG saya bisa membiayai anak sekolah, membantu keluarga, dan melunasi hutang. Pekerjaan ini benar-benar sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Ia berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terus berjalan dan berkembang, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh anak-anak sekolah, tetapi juga oleh para karyawan, pedagang sayur, dan pedagang buah di sekitarnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group dapat terus berjalan lancar dan konsisten menjaga kepercayaan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Prabowo atas program ini. Semoga MBG terus berlanjut dan membawa manfaat bagi banyak pihak,” pungkasnya.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *