Sinergi Perhutani, Pemkab, dan TNI Perkuat Persiapan Koperasi Desa Merah Putih di Bondowoso

Bondowoso, Ulas.co.id — Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso terus memperkuat dukungannya terhadap program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) melalui sinergi lintas sektor bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0822 Bondowoso. Kolaborasi ini difokuskan pada persiapan dan pemenuhan prasarana KDMP sebagai instrumen strategis penguatan ekonomi berbasis desa.
Baca juga: https://ulas.co.id/owner-sppg-mitra-mandiri-magdalena-abk-group-pastikan-keamanan-pangan-dari-hulu-hingga-hilir/
Rangkaian kegiatan dimulai pada Senin (26/1/2026) dengan pleno lintas sektor yang digelar di Pendopo Kabupaten Bondowoso. Forum tersebut menjadi wadah koordinasi awal antarinstansi, sekaligus penyelarasan kebijakan dalam mendukung implementasi KDMP di daerah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan teknis operasional serta pengecekan awal lokasi yang berada di kawasan hutan, bertempat di Kantor Perhutani KPH Bondowoso.
Pleno dan pembahasan teknis tersebut dihadiri oleh Komandan Kodim 0822 Bondowoso, jajaran Asisten Perhutani (Asper), serta para pemangku kepentingan terkait, sebagai bagian dari upaya sinkronisasi lintas sektor.
Baca juga: https://ulas.co.id/kejari-bondowoso-tetapkan-ketua-gp-ansor-sebagai-tersangka-dugaan-korupsi-dana-hibah-rp12-miliar/
Selanjutnya pada Selasa (27/1/2026), tim terpadu melaksanakan verifikasi lapangan pada enam titik lokasi yang direncanakan sebagai pengembangan prasarana KDMP. Verifikasi ini bertujuan memastikan kesesuaian aspek teknis, yuridis, dan ekologis, terutama pada lokasi yang berada di dalam kawasan hutan negara.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso mendukung penuh program KDMP sebagai langkah strategis dan sistematis dalam memperkuat struktur perekonomian desa. Menurutnya, keberhasilan program nasional di tingkat daerah sangat ditentukan oleh sinergi lintas sektor serta integrasi kebijakan antarinstansi.
Baca juga: https://ulas.co.id/presiden-ri-melalui-yayasan-gsn-salurkan-200-becak-listrik-di-bondowoso-2-000-unit-menyusul/
Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir menegaskan komitmen Perhutani dalam mendukung pelaksanaan KDMP dengan tetap mengedepankan prinsip pengelolaan hutan lestari serta kepatuhan terhadap regulasi pemanfaatan kawasan hutan.
Ia menilai KDMP sebagai program strategis pemerintah yang berorientasi pada penguatan ekonomi desa melalui pembentukan koperasi multifungsi berbasis partisipasi masyarakat dan semangat gotong royong.
“KDMP diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa, sekaligus membuka peluang kerja melalui berbagai unit layanan seperti kios pangan, apotek desa, unit simpan pinjam, hingga logistik,” ujarnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-apresiasi-program-bantuan-200-unit-becak-listrik-dari-presiden-ri-untuk-masyarakat-kecil/
Di kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prwito, yang mendapat penugasan langsung dari Panglima TNI, menegaskan kesiapan TNI dalam mendukung dan mengawal pelaksanaan program KDMP. Dukungan tersebut merupakan bagian dari penguatan ketahanan nasional, khususnya melalui peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat desa.
Kodim 0822 Bondowoso akan berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan, serta memastikan efektivitas koordinasi lintas sektor selama pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Melalui kolaborasi strategis antara Perhutani, Pemerintah Daerah, dan TNI, program Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Bondowoso diharapkan dapat terimplementasi secara optimal, terukur, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Redaksi







