Penutupan Festival Muharram 1447 H, Suguhkan Jami’iah Sholawat (Sokoraje) Bertema “Bondowoso Bersholawat Mujahadah Cinta Untuk Bondowoso Berkah”

Wakil Bupati Bondowoso KH As’at Yahya Safi’i saat sambutan dalam rangka penutupan festival Muharram 1447 H (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas.co.id – Dalam rangka penutupan festival Muharram 1447 Hijriyah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso Menggelar “Bondowoso Bersholawat Mujahadah Cinta Untuk Bondowoso Berkah”, Sabtu malam (12/7/3025) bertempat di Alun-alun RBA Kironggo.
Dalam sambutannya Bupati melalui Wakil Bupati Bondowoso mengatakan, Rangkaian kegiatan Festival Muharram
1447 Hijriyah yang telah diselenggarakan
selama beberapa waktu terakhir ini mencerminkan semangat kolaboratif dan kebangkitan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Dimulai dengan Pawai Obor Muharram, kegiatan bazar UMKM di seluruh kecamatan
sebagai upaya menggerakkan ekonomi lokal dan akhirnya malam ini kita tutup dengan puncak
kegiatan Bondowoso Bersholawat, mujahadah cinta sebagai ungkapan doa rasa
syukur,” ujarnya.
Wabup As’at Yahya Safi’i berharap, kegiatan ini untuk keberkahan bagi Kabupaten Bondowoso tercinta.
“Kita patut bersyukur, bahwa kegiatan ini
telah menjadi ruang ekspresi spiritual sekaligus
wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Berdasarkan laporan panitia, selama
pelaksanaan Festival Muharram 1447 H ini,
omset transaksi dari sektor UMKM dan Bazar
tercatat mencapai kurang lebih 3 Milyar
Rupiah.
“Ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi
bukti nyata bahwa kolaborasi antara nilai-nilai
keagamaan dan potensi ekonomi lokal bisa
tumbuh harmonis dan saling menguatkan,” paparnya.
Wabup menyampaikan penghargaan dan
apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Festival Muharram 1447 Hijriyah.
Begitu pula kepada seluruh jajaran
pemerintah daerah, para ASN, pelaku UMKM,
serta seluruh panitia yang telah bekerja dengan
penuh semangat, ketulusan, dan keikhlasan demi terselenggaranya festival ini dengan baik dan berkesan.
“Saya juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda yang senantiasa bersinergi dalam mendukung setiap agenda keagamaan di Kabupaten Bondowoso,” ungkapnya.
Wabup As’at menambahkam, sebagai Pemerintah Daerah, kami
senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan
program-program yang berorientasi pada
pembangunan yang holistik dan berimbang,
mencakup aspek fisik maupun spiritual,
infrastruktur, maupun kehidupan masyarakat
yang berakhlak dan berbudaya.
“Kami meyakini bahwa kemajuan yang tidak
disertai dengan keberkahan hanyalah sebentuk
pencapaian semu, dan kesejahteraan yang tidak dilandasi oleh nilai-nilai kebaikan. Pada
hakikatnya bersifat rapuh dan tidak
berkelanjutan. Prinsip ini sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan Bondowoso BERKAH, yaitu Bondowoso yang Berkualitas, Akseleratif dan Holistik,” katanya.
Selain itu, dengan bersholawat, kita sedang
menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan
keteladanan Nabi dalam hati kita, karena hakikat sholawat adalah bentuk cinta dan penghormatan tertinggi kita kepada Rasulullah SAW.
“Dalam setiap sholawat terkandung doa, harapan, dan pengakuan atas peran agung beliau sebagai pembawa cahaya iman dan akhlak mulia. Sholawat juga menjadi sebab turunnya rahmat Allah, penenang jiwa, penolak bala, serta pembuka pintu-pintu keberkahan hidup,” pungkasnya. (Yus)







