Perkuat Respons Darurat, Pemkab Bondowoso Tambah 10 Ambulans untuk Puskesmas

Bupati Bondowoso didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan saat menyerahkan ambulans secara simbolis (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

BONDOWOSO, Ulas.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan tingkat pertama dengan menambah 10 unit ambulans baru untuk sejumlah puskesmas.

Penambahan armada ini bertujuan memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan cepat dan responsif, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan segera.

Baca juga: https://ulas.co.id/sinergi-dprd-kejaksaan-pemkab-bondowoso-tunjukkan-kinerja-ekonomi-dan-tata-kelola-desa-terbaik-di-jawa-timur/

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, dr. Arief Sudibyo, menegaskan bahwa pengadaan ambulans tersebut bukan sekadar menambah jumlah kendaraan, melainkan bagian dari strategi penguatan sistem pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

“Kami ingin memastikan setiap puskesmas memiliki lebih dari satu ambulans. Dengan begitu, ketika satu unit sedang digunakan, masih ada ambulans lain yang standby dan siap melayani masyarakat,” ujarnya usai penyerahan ambulans di Pendopo Bupati Bondowoso, Senin (29/12/2025).

Baca juga: https://ulas.co.id/evaluasi-pemerintahan-desa-2025-pemkab-bondowoso-tekankan-transparansi-dan-integrasi-perencanaan-2026/

Selain meningkatkan kesiapsiagaan, pengadaan ambulans ini juga menjadi langkah peremajaan armada. Pasalnya, masih terdapat ambulans puskesmas yang usianya cukup lama sehingga rawan mengalami kendala teknis saat dibutuhkan dalam situasi darurat.

Menurut Arief, secara umum puskesmas di Bondowoso telah memiliki lebih dari satu ambulans. Namun, pembaruan armada tetap diperlukan agar pelayanan rujukan pasien maupun layanan kesehatan keliling dapat berjalan optimal tanpa hambatan teknis.

Baca juga: https://ulas.co.id/kolonel-inf-rinto-wijaya-danbrigif-tp-28-bari-fola-hadir-peresmian-unit-siaga-sar-kabupaten-halmahera-timur/

“Ambulans baru ini tidak hanya difungsikan sebagai kendaraan operasional, tetapi juga dapat digunakan untuk rujukan pasien, dengan penyesuaian dan penambahan peralatan medis sesuai kebutuhan layanan di masing-masing puskesmas,” jelasnya.

Sebanyak 10 puskesmas yang menerima bantuan ambulans tersebut meliputi Puskesmas Tapen, Kademangan, Sukosari, Nangkaan, Pakem, Binakal, Pujer, Grujugan, Taman Krocok, dan Tlogosari.

Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-serahkan-4-502-sk-pppk-paruh-waktu-status-gaji-berubah-namun-tetap-honorer/

Arief menambahkan, pengadaan armada ambulans ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Dana Alokasi Umum (DAU), serta DAU Kesehatan.

Dengan tambahan armada tersebut, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas semakin sigap, merata, dan mampu merespons kebutuhan masyarakat dengan cepat, khususnya dalam penanganan kasus kegawatdaruratan di wilayah kerja masing-masing puskesmas.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *