RSUD Koesnadi Bondowoso Siapkan Fasilitas Maksimal untuk Sukseskan Pelayanan KB MOW Serentak

Plh Direktur RSUD Koesnadi Bondowoso dr. Moh Jasin saat usai gelar MOW (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, ulas.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koesnadi Bondowoso kembali menjadi lokasi pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) serentak dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026. Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, pihak rumah sakit telah menyiapkan berbagai fasilitas dan sarana yang dibutuhkan para akseptor.

Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD Koesnadi Bondowoso, dr. Moh. Jasin, menjelaskan bahwa kegiatan pelayanan MOW merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilaksanakan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Sosial dan instansi terkait lainnya.

Menurutnya, persiapan yang dilakukan rumah sakit lebih difokuskan pada penyediaan tempat dan alur pelayanan pasien, mulai dari proses pendaftaran, ruang tunggu, ruang operasi, hingga ruang pemulihan pasca operasi.

“Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun di RSUD Koesnadi. Persiapan kami lebih pada penyediaan fasilitas pelayanan, mulai dari pendaftaran pasien, ruang tunggu, kamar operasi, hingga ruang pasca operasi,” ujar dr. Moh. Jasin, Sabtu (20/6/2026).

BACA JUGA: https://ulas.co.id/antusiasme-masyarakat-ikuti-program-kb-steril-mow-82-akseptor-siap-dilayani/

Ia menjelaskan, salah satu tantangan yang dihadapi adalah keterbatasan jumlah tempat tidur untuk proses observasi pasca operasi. Karena itu, pihak rumah sakit memanfaatkan aula sebagai ruang pemulihan sementara bagi para akseptor.

“Setelah menjalani operasi, pasien membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk observasi. Karena jumlah tempat tidur terbatas, kami menyiapkan aula sebagai ruang pasca operasi. Jika aula penuh, kami juga menyiapkan ruang tambahan di area luar untuk memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan yang optimal,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, RSUD Koesnadi juga mendapat dukungan penuh dari berbagai unsur, termasuk jajaran TNI. Personel dari Yonif Raider 514/SY turut membantu penyediaan sarana pendukung, termasuk tempat tidur yang digunakan selama kegiatan berlangsung.

“Selama ini teman-teman dari Yonif Raider 514 selalu terlibat dan memberikan dukungan, termasuk membantu penyediaan tempat tidur. Kolaborasi ini sangat membantu kelancaran pelayanan yang kami laksanakan setiap tahun,” ungkapnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/antusiasme-masyarakat-tinggi-82-akseptor-mow-di-bondowoso-lampaui-target-harganas-2026/

Dr. Jasin berharap program pelayanan KB MOW dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya pengendalian penduduk dan peningkatan kualitas keluarga di Kabupaten Bondowoso.

“Seperti yang disampaikan Bapak Wakil Bupati, program ini merupakan bagian dari upaya pengendalian penduduk. Harapan kami, tahun depan jumlah akseptor yang mengikuti pelayanan KB MOW bisa semakin bertambah sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/festival-muharram-1448-h-dan-road-to-fesyar-samara-resmi-dibuka-bupati-bondowoso-perkuat-ekonomi-syariah-untuk-kesejahteraan-umat/

Pelayanan KB MOW serentak di Kabupaten Bondowoso tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya keluarga sehat, sejahtera, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *