Pemkab Bondowoso Perkuat Perlindungan Sosial Buruh Tani Tembakau, Sasar 15.300 Penerima Manfaat

Kepala DPMPTSP saat laporannya didepan penerima manfaat (foto dok: Yusi Ulas.co)
Bondowoso, ulas.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat rentan, khususnya buruh tani tembakau. Hal ini disampaikan oleh Kepala DPM PTSP Bondowoso, Dr. Hari Cahyono, dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Pendopo Bupati Bondowoso, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, program tersebut merupakan manifestasi kebijakan Pemerintah Kabupaten Bondowoso yang telah diinisiasi sejak tahun 2025 dan mulai diimplementasikan secara nyata pada tahun 2026. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan struktural visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso.
“Secara yuridis, program ini berpijak pada keputusan Bupati sebagai langkah nyata negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga Desember 2026 program ini menargetkan perlindungan bagi 15.300 penerima manfaat selama sembilan bulan. Meski demikian, pemerintah daerah tetap menitikberatkan pada kualitas perlindungan yang paripurna.
“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga marwah perlindungan sosial yang layak serta memastikan manfaat yang optimal bagi buruh tani tembakau dan masyarakat rentan lainnya,” imbuhnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/kajari-bondowoso-tekankan-sinergi-dan-percepatan-penanganan-perkara/
Lebih lanjut, program ini disebut sebagai salah satu pilar penting dalam percepatan penanggulangan kemiskinan di Bondowoso. Secara konseptual, jaminan yang diberikan berfungsi sebagai economic buffering atau penyangga ekonomi bagi masyarakat pekerja.
“Melalui kebijakan ini, kami berharap tercipta ketahanan ekonomi dan sosial yang lebih kuat, terutama bagi buruh tani tembakau dalam menghadapi berbagai risiko ketenagakerjaan,” jelasnya.

Sosialisasi tersebut dihadiri sekitar 250 peserta dan dilaksanakan secara hybrid, guna menjangkau seluruh lapisan pemerintahan hingga tingkat desa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan sasaran program di lapangan.
Di akhir kegiatan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap dukungan dan arahan strategis dari Bupati agar program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Redaksi







