Kades Gubrih Abdul Barry Dukung Penuh Evaluasi Inspektorat demi Tata Kelola Keuangan Desa yang Akuntabel

Inspektorat bondowoso bersama komisi I DPRD Bondowoso dan Kepala Desa serta pendamping desa saat monitoring dan evaluasi hasil pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan Daerah dan desa , kelurahan (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

Bondowoso, Ulas.co.id — Kepala Desa Gubrih, Abdul Barry, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Bondowoso bersama Komisi I DPRD. Kegiatan ini menyoroti pengelolaan keuangan pemerintah desa sekaligus menjadi wadah pembelajaran bagi para kepala desa dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Kamis (30/10/2025) bertempat di Kecamatan Curahdami.

Baca juga: https://ulas.co.id/capaian-pbb-kecamatan-curahdami-tembus-80-persen-sembilan-desa-sudah-lunas/

Menurut Abdul Barry, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena memberikan tambahan wawasan dan pemahaman mengenai aturan serta mekanisme pengelolaan keuangan desa yang sesuai regulasi.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Banyak ilmu yang bisa kami ambil, terutama dalam memahami aturan pengelolaan keuangan desa agar berjalan tertib dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/program-polantas-menyapa-satlantas-berinovasi-cekatan-cek-fisik-kendaraan-tanpa-datang/

Terkait adanya temuan hasil pemeriksaan Inspektorat, Abdul Barry menegaskan bahwa pihaknya menghormati penuh proses yang dijalankan lembaga pengawasan tersebut.

“Kalau memang ada temuan, tentu Inspektorat yang akan menilai, apakah itu terkait administrasi atau hal lain. Kami siap menindaklanjuti sesuai arahan,” jelasnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/peringati-hari-sumpah-pemuda-anggota-dpr-ri-sonny-t-danaparamita-gelar-tanam-pohon-bersama/

Lebih lanjut, Abdul Barry menyampaikan bahwa dalam hal peningkatan kapasitas aparatur desa, Desa Gubrih tidak mengalami kendala berarti. Menurutnya, kunci kelancaran pengelolaan keuangan terletak pada kemampuan perangkat desa dalam memahami dan menerapkan aturan yang berlaku.

Baca juga: https://ulas.co.id/agenda-tahunan-jaka-sopan-diikuti-ribuan-peserta-dari-berbagai-penjuru-dunia/

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya transparansi penggunaan dana desa agar masyarakat dapat ikut serta memantau dan mengawasi secara langsung.

“Setiap proses perencanaan selalu melalui musyawarah dusun (musdus) dan musyawarah desa (musdes). Hasilnya dituangkan dalam RAPBDes dan ditetapkan dalam APBDes. Semua kami umumkan di papan informasi desa agar warga bisa mengaksesnya,” ungkapnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/dramatis-di-tengah-hujan-deras-pasuka-biru-damkar-bondowoso-selamatkan-pria-lansia-dari-dalam-sumur/

Ke depan, Abdul Barry menegaskan bahwa Pemerintah Desa Gubrih akan terus berkomitmen untuk memperkuat semangat membangun desa sesuai dengan kewenangan dan kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin proses perencanaan dan pengelolaan keuangan desa terus berjalan tertib, transparan, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Semangat membangun desa harus terus dijaga bersama,” pungkasnya. (Yus)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *