Wabup Bondowoso Tekankan Pentingnya Meneladani Jasa Ki Ronggo, Peletak Dasar Pemerintahan Bondowoso

Wabup Bondowoso didampingi Asisten dan perangkat daerah lainnya saat lakukan haul pembabat Bondowoso (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, Ulas.co.id — Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali memperingati wafatnya Ki Ronggo atau Raden Bagus Assra, tokoh yang dikenal sebagai pembabat wilayah sekaligus Bupati pertama Bondowoso. Peringatan ini digelar setiap tahun sebagai bentuk penghormatan atas jasa besar beliau dalam membangun fondasi awal pemerintahan daerah.

Baca juga: https://ulas.co.id/angin-kencang-robohkan-pohon-di-tegal-ampel-petugas-gabungan-gerak-cepat-lakukan-evakuasi/

Raden Bagus Assra, putra dari Demang Walikromo pada masa pemerintahan Panembahan Adikoro IV, merupakan figur penting dalam sejarah terbentuknya Bondowoso. Melalui perannya, tatanan pemerintahan dan pembagian wilayah mulai disusun, menjadi dasar yang masih digunakan dan dikembangkan hingga kini.

Baca juga: https://ulas.co.id/puluhan-siswa-sd-negeri-sukorejo-2-diduga-alami-keracunan-usai-konsumsi-makanan-bergizi-gratis/

Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, menegaskan bahwa mengenang Ki Ronggo bukan sekadar ritual sejarah, tetapi juga wujud penghormatan terhadap pengabdian yang telah memberi arah bagi perjalanan Bondowoso modern.

Baca juga: https://ulas.co.id/bondowoso-perkuat-kesejahteraan-lansia-melalui-sekolah-lansia-tangguh/

“Ki Ronggo bukan hanya tokoh sejarah, tetapi pelopor yang meletakkan dasar pemerintahan dan tata wilayah Bondowoso. Sudah sepatutnya kita meneladani integritas, keberanian, dan pengabdian beliau,” ujar Wabup As’ad. Kamis (04/12/2025).

Baca juga: https://ulas.co.id/bpbd-bondowoso-gelar-pelatihan-katana-wabup-asad-keluarga-tangguh-bencana-adalah-fondasi-ketahanan-daerah/

Wabup juga menambahkan bahwa momentum ini harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat dan jajaran pemerintahan untuk terus menjaga nilai-nilai perjuangan yang diwariskan.

Baca juga: https://ulas.co.id/sekda-bondowoso-tegaskan-duta-wisata-bukan-ajang-kecantikan-tapi-penggerak-pembangunan-daerah/

“Pemerintahan hari ini tidak terlepas dari pondasi kuat yang dibangun Ki Ronggo. Sebagai generasi penerus, tugas kita adalah melanjutkan visi itu dengan penuh tanggung jawab,” imbuhnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/perbaikan-jalan-tanjakan-dusun-taman-kenek-sinergi-swadaya-masyarakat-dan-pemerintah-desa-pakuwesi/

Ki Ronggo wafat pada 11 Desember 1854, dan peringatan tahun ini menandai 171 tahun kepergian sang tokoh. Pemerintah Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus merawat sejarah lokal sebagai identitas dan sumber inspirasi bagi pembangunan daerah.
Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *