Perhutani KPH Bondowoso Peringati Hari Ibu Nasional ke-97, Administratur Tekankan Nilai Keteladanan dan Kebersamaan

Administratur Perum KPH Perhutani Bondowoso Musbakhul Munir saat memasak nasik goreng dalam rangka peringati hari ibu (foto dok: istimewa)
Bondowoso, Ulas.co.id — Dalam rangka memperingati Hari Ibu Nasional ke-97, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso menggelar lomba memasak nasi goreng yang diikuti oleh para pejabat struktural di lingkungan KPH Bondowoso. Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan terhadap peran strategis ibu sekaligus sarana memperkuat kebersamaan dan kekompakan dalam organisasi. Selasa (23/12/2025).
Baca juga: https://ulas.co.id/koordinasi-perhutani-dan-brimob-polda-jatim-dorong-pemanfaatan-kawasan-hutan-berkelanjutan/
Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum refleksi atas nilai-nilai keteladanan, pengabdian, dan ketangguhan perempuan, khususnya ibu, dalam membangun keluarga dan masyarakat.
“Peran ibu sangat fundamental dalam membentuk karakter, etos kerja, serta nilai-nilai tanggung jawab. Nilai tersebut relevan dan sejalan dengan semangat kerja Perhutani dalam mengelola hutan negara secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Misbakhul Munir.
Baca juga: https://ulas.co.id/humanis-dan-persuasif-satpol-pp-bondowoso-razia-gepeng-dan-antar-pulang-ke-keluarga/
Menurutnya, lomba memasak dipilih sebagai pendekatan rekreatif-edukatif yang mampu menghadirkan suasana kerja yang lebih humanis, sekaligus menumbuhkan empati, kerja sama, dan keharmonisan antarpejabat. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, peserta diajak untuk memahami nilai kebersamaan yang menjadi fondasi penting dalam organisasi.
Kegiatan lomba berlangsung meriah dengan menampilkan kreativitas dan inovasi peserta dalam mengolah dan menyajikan nasi goreng. Penilaian dilakukan berdasarkan cita rasa, kebersihan, estetika penyajian, serta kekompakan tim, yang mencerminkan nilai disiplin, profesionalisme, dan kolaborasi sebagai bagian dari budaya kerja Perhutani.
Baca juga: https://ulas.co.id/bpbd-bondowoso-bersama-muspika-dan-masyarakat-laksanakan-kerja-bakti-pemasangan-bronjong-di-desa-wonoboyo/
Lebih lanjut, Misbakhul Munir menyampaikan bahwa kegiatan kebersamaan semacam ini merupakan bagian dari upaya manajemen sumber daya manusia dalam menciptakan iklim kerja yang harmonis dan kondusif.
“Keseimbangan antara pelaksanaan tugas kedinasan dan aktivitas kebersamaan sangat penting untuk menjaga motivasi, kesehatan mental, dan produktivitas pegawai,” tambahnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/perhutani-kph-bondowoso-ikuti-apel-gelar-pasukan-operasi-lilin-semeru-2025/
Baca juga: https://ulas.co.id/polres-bondowoso-dirikan-pos-nataru-berkonsep-rumah-adat-jawa-dijaga-1×24-jam/
Kegiatan ditutup dengan penilaian hasil masakan dan penyerahan apresiasi kepada peserta terbaik. Melalui peringatan Hari Ibu Nasional ini, Perhutani KPH Bondowoso berharap dapat terus memperkuat nilai saling menghargai, kebersamaan, dan soliditas seluruh jajaran dalam mendukung pengelolaan hutan negara yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Penulis: Redaksi







