Ahli Gizi SPPG Magdalena Pastikan Kualitas Telur Kremes Aman dan Bergizi

Ahli Gizi SPPG Magdalena ABK group tegal pasir jambesari Widi Pawesti saat dikonfirmasi dan menu makanan bergizi gratis hari ini (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

Jambesari, Tegal Pasir, Ulas.co.id — Dapur SPPG Magdalena ABK Group terus berkomitmen menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi penerima manfaat. Salah satu menu yang disajikan adalah telur kremes, yang diproses melalui tahapan seleksi bahan baku secara ketat guna memastikan nilai gizi dan keamanan pangan tetap terjaga. Senin (15/12/2025).

Baca juga: https://ulas.co.id/program-makan-bergizi-gratis-bantu-penuhi-gizi-siswa-sd-negeri-jambeanom-01/

Ahli gizi Dapur SPPG Magdalena, Widi Pawesti, S.Tr.Gz, menjelaskan bahwa proses pengolahan telur dimulai sejak tahap penerimaan bahan. Telur yang datang terlebih dahulu diperiksa dan dipilah, hanya telur yang utuh dan berkualitas baik yang digunakan dalam proses memasak. Sementara telur yang retak atau terindikasi busuk tidak digunakan.

“Spesifikasi bahan dipilih sejak awal. Telur yang tidak layak langsung dipisahkan, sehingga yang digunakan benar-benar telur yang aman dan berkualitas,” ujar Widi.

Baca juga: https://ulas.co.id/komandan-brigif-tp-28-bari-fola-menerima-kunjungan-kapolres-halmahera-timur/

Setelah melalui proses seleksi, telur kemudian diolah menjadi menu telur mata sapi yang dipadukan dengan kremesan. Pemilihan metode pengolahan ini dilakukan sebagai bentuk variasi menu, mengingat telur sering kali disajikan dalam bentuk rebusan. Selain lebih menarik, telur juga merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan gizi penerima MBG.

“Kami memilih telur mata sapi dengan kremes agar lebih bervariasi. Harapannya, penerima MBG dapat menikmati makanan dengan baik dan menghabiskannya,” tambahnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/polres-bondowoso-ungkap-dugaan-kekerasan-seksual-terhadap-anak-oleh-orang-tua-kandung/

Melalui pengolahan yang tepat, higienis, serta penyajian yang menarik, Dapur SPPG Magdalena ABK Group berharap setiap menu yang disajikan tidak hanya memenuhi standar gizi, tetapi juga meningkatkan selera makan penerima manfaat.

“Harapan kami tentu yang terbaik, agar makanan yang disajikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan penerima,” tutup Widi.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *