Dinsos P3AKB Bondowoso Peringati Hari Ibu ke- 79 Tahun 2025, Dorong Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Bondowoso, Ulas.co.id – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Bondowoso menggelar peringatan Hari Ibu Tahun 2025 dengan tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat pada Rabu (17/12/2025) di Pendopo Bupati Bondowoso.

Kepala Dinsos P3AKB Bondowoso, H. Imron, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi atas peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, perempuan memiliki kontribusi besar sebagai pilar keluarga sekaligus agen perubahan di masyarakat.

“Perempuan yang berdaya adalah kunci lahirnya generasi unggul. Dari tangan ibu-ibu yang tangguh dan kreatif inilah akan tercipta sumber daya manusia berkualitas yang mampu membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ujar H. Imron.

Baca juga: https://ulas.co.id/sekda-bondowoso-penguatan-sektor-primer-jadi-kunci-dorong-pertumbuhan-ekonomi-daerah/

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinsos P3AKB terus berkomitmen menghadirkan program-program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, serta penguatan ketahanan keluarga agar perempuan memiliki ruang untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Ketua Panitia PHI ke-79 Kabupaten Bondowoso, Ny. Hj. Nur Saidah Imron, dalam laporannya menyampaikan bahwa Peringatan Hari Ibu tidak sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sarana refleksi dan penguatan peran perempuan sebagai agen perubahan di masyarakat.

Baca juga: https://ulas.co.id/perkuat-tata-kelola-koperasi-diskoperindag-bondowoso-gelar-pelatihan-pengawasan-koperasi-desa-kelurahan-merah-putih/

“Peringatan Hari Ibu kita maknai sebagai momentum strategis untuk menegaskan kembali komitmen dalam mendorong kemajuan, perlindungan, dan pemberdayaan perempuan, khususnya di Kabupaten Bondowoso,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan PHI ke-79 diawali pada 12 Desember dengan Senam Bersama yang diikuti oleh perwakilan organisasi wanita se-Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan fisik bagi perempuan sebagai pilar utama keluarga.

Baca juga: https://ulas.co.id/terbuka-seleksi-11-jabatan-di-bondowoso-diikuti-55-peserta-bupati-dan-kejari-tegaskan-transparansi-dan-tanpa-intervensi/

Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan Deklarasi Stop Kekerasan terhadap Perempuan, sebagai bentuk komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan yang aman, mendorong keberanian melapor, serta meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan kejahatan serius yang harus dihentikan.

Sebagai puncak acara, Panitia menyelenggarakan Talkshow bertema “Stop Kekerasan Perempuan Aman” yang menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah, psikolog, serta lembaga layanan perlindungan perempuan. Talkshow ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam terkait bentuk-bentuk kekerasan, mekanisme pelaporan, serta peran UPTD PPA dan aparat penegak hukum.

Baca juga: https://ulas.co.id/perhutani-kph-bondowoso-hadiri-sedekah-oksigen-gp-ansor-dukung-ketahanan-pangan/

Ny. Hj. Nur Saidah Imron berharap, melalui kegiatan ini, perempuan Bondowoso semakin sadar akan hak-haknya, berani bersuara, dan mampu menjadi pelopor perubahan di lingkungan masing-masing.

“Kami berharap ibu-ibu Bondowoso tidak hanya sadar akan haknya, tetapi juga berdaya dan berani menjadi agen perubahan demi terwujudnya masyarakat yang adil, setara, dan bebas dari kekerasan,” tambahnya.

Di akhir laporannya, Ketua Panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, Ketua TP PKK Kabupaten Bondowoso, seluruh perangkat daerah, organisasi wanita, mitra kerja, sponsor, serta panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-79 dapat terlaksana dengan baik.

Baca juga: https://ulas.co.id/evaluasi-dan-rekonsiliasi-pajak-jadi-kunci-optimalisasi-pad-bondowoso/

Peringatan Hari Ibu ke-79 Kabupaten Bondowoso diharapkan menjadi tonggak penguatan peran perempuan dalam pembangunan serta komitmen nyata bersama untuk mewujudkan Bondowoso yang ramah, aman, dan setara bagi perempuan dan anak.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A), Bondowoso, Hafidatulaily menyampaikan bahwa tema yang diusung tahun ini selaras dengan visi nasional dalam menyiapkan generasi emas 2045. Menurutnya, pemberdayaan perempuan harus dimulai dari peningkatan kapasitas, perlindungan hak, serta kesempatan yang setara di berbagai sektor.

“Perempuan bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek yang memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan, penguatan ekonomi keluarga, hingga perlindungan anak. Ketika perempuan diberdayakan, maka keluarga dan masyarakat akan menjadi lebih kuat,” jelas Laily.

Baca juga: https://ulas.co.id/perhutani-polres-dan-dprd-kabupaten-bondowooso-perkuat-sinergi-antisipasi-bencana-hidrometeorologi/

Ia berharap peringatan Hari Ibu ini mampu menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung perempuan untuk terus berkarya tanpa meninggalkan peran strategisnya dalam keluarga.

Peringatan Hari Ibu 2025 ini diikuti oleh berbagai elemen, mulai dari organisasi perempuan, kader PKK, perwakilan OPD, hingga tokoh masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan diharapkan menjadi pemacu komitmen bersama dalam mewujudkan perempuan Bondowoso yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi aktif menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis: Redaksi

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *