Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional Jelang HBKN 2026, Santunan dan Bantuan Sosial Diserahkan di Wringin

Wakil bupati Bondowoso didampingi BPJS saat berikan bantuan kepada penerima manfaat (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

Bondowoso, Ulas.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak Nasional Menjelang HBKN Tahun 2026 yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Wringin, Jumat (13/02/2026).

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), sekaligus memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat.

Baca juga: https://ulas.co.id/samsat-keliling-hadir-kepala-bapenda-bondowoso-ajak-warga-manfaatkan-layanan-pajak-yang-mudah-dan-cepat/

“Gerakan Pangan Murah ini bukan hanya upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok, tetapi juga wujud nyata kepedulian pemerintah kepada masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan santunan kepada ahli waris tenaga kerja yang meninggal dunia. Adapun penerima santunan antara lain:

Saman P. Ahmadi, buruh tani tembakau Kabupaten Bondowoso, menerima santunan sebesar Rp42.000.000.

Mohammad Hatip, Non ASN Dinas Lingkungan Hidup Bondowoso, menerima santunan Rp42.000.000 serta beasiswa untuk dua anak dengan total keseluruhan Rp166.500.000.

Toaris, guru ngaji Kecamatan Sumber Wringin, menerima santunan sebesar Rp42.000.000.

Selain santunan tersebut, bantuan sosial juga diberikan kepada 15 ibu dan Balita serta 20 lansia se-Kecamatan Wringin.

Baca juga: https://ulas.co.id/kapolres-bondowoso-tegaskan-pers-pilar-demokrasi-dalam-gerakan-sedekah-oksigen-hpn-2026/

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bondowoso akan terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita menjaga stabilitas pangan sekaligus memberikan perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/sekda-bondowoso-ajak-masyarakat-sukseskan-gerakan-sedekah-oksigen-pada-peringatan-hpn-2026/

Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap Gerakan Pangan Murah ini dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau serta memperkuat ketahanan pangan daerah menjelang HBKN 2026.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *