Perhutani dan LMDH Rengganis Teken PKS Agroforestry Jagung untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Rakyat

Bondowoso, Ulas.co.id – Sebuah langkah monumental kembali tercatat dalam perjalanan pembangunan kehutanan sosial di Indonesia. Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Rengganis dari Desa Tamankursi, Kecamatan Besuki, resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) agroforestry tanaman jagung di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sumbermalang, BKPH Besuki, Rabu (16/09/2025).

Penandatanganan ini bukan sekadar simbolisasi kemitraan, melainkan manifestasi nyata dari tekad bersama untuk membangun kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa hutan secara legal, terukur, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Administratur Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari langkah strategis Perhutani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui mekanisme yang sah.

“Penandatanganan PKS ini merupakan bentuk nyata dari komitmen kami dalam mendukung pertanian produktif berbasis kehutanan sosial. Komoditas jagung ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tapi juga membuka jalan bagi masyarakat sekitar hutan untuk maju secara ekonomi tanpa melanggar hukum. Ini adalah kolaborasi cerdas antara konservasi dan kesejahteraan,” ujar Munir.

Ia menambahkan, kerja sama agroforestry ini diharapkan menjadi contoh inspiratif bagi lembaga lain dalam mengoptimalkan lahan-lahan yang dapat dikerjasamakan secara sah dan bermanfaat.

Sementara itu, Kepala Desa Tamankursi, Joko Santoso, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Perhutani atas bimbingan dan kepercayaan yang diberikan kepada warganya.

“Ini bukan hanya kerja sama, ini adalah harapan baru. Kami bersyukur kepada Perhutani karena telah memberi ruang bagi masyarakat desa kami untuk tumbuh, bekerja, dan sejahtera. Lapangan pekerjaan terbuka, semangat warga bangkit, dan desa kami siap menjawab tantangan masa depan. Kami siap menjalankan PKS ini dengan penuh tanggung jawab demi satu tujuan besar: kemajuan bersama,” ungkap Joko penuh semangat.

PKS tersebut disaksikan oleh unsur Muspika Kecamatan Besuki dan jajaran BKPH Besuki, penandatanganan PKS ini menjadi simbol penting bahwa masa depan bangsa bisa dibangun dari hutan dengan kolaborasi, keberanian, dan komitmen.

Perhutani KPH Bondowoso bersama masyarakat tak hanya menanam jagung – mereka sedang menanam harapan, memanen masa depan, dan menoreh sejarah baru pembangunan desa hutan berbasis kolaborasi berkeadilan. (Yus)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *