Polres Bondowoso Bersama Basarnas Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Sampean Baru

Kapolres Bondowoso saat turun langsung ke lokasi kejadian (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

Bondowoso, Ulas.co.id – Hingga hari kedua pencarian, seorang pria asal Madura yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Sampean Baru, Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui bernama Adi Yanto (45), warga Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, serta relawan masih terus melakukan upaya pencarian secara intensif.

Baca juga: https://ulas.co.id/bpbd-bondowoso-salurkan-bantuan-sosial-untuk-17-lansia-di-desa-pucanganom/

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, pencarian dilakukan mulai dari titik dugaan lokasi kejadian hingga Dam 2 dengan metode penyisiran di sepanjang bantaran sungai. Metode tersebut dipilih karena kondisi arus Sungai Sampean Baru yang cukup deras.

“Pencarian kemarin dilakukan hingga pukul 17.00 WIB, namun dihentikan karena cuaca hujan. Hari ini pencarian kembali dilanjutkan dengan dukungan tim SAR dari Jember dan Banyuwangi,” ujar AKBP Aryo saat dikonfirmasi, Jumat (23/1/2026).

Baca juga: https://ulas.co.id/real-food-menu-sehat-bernutrisi-dukung-tumbuh-kembang-anak/

Baca juga: https://ulas.co.id/angin-kencang-sebabkan-pohon-tumbang-di-desa-grujugan-cermee-bpbd-bondowoso-lakukan-asesmen/

Ia menjelaskan, saat ini tim gabungan masih menunggu kedatangan tim Bosamba yang dinilai memahami karakter dan kondisi arus Sungai Sampean Baru. Tim tersebut akan bertindak sebagai pemandu atau sweeper sebelum pencarian dilakukan menggunakan perahu.

“Pertimbangan utama kami adalah arus sungai yang deras serta kontur batuan yang cukup berbahaya. Karena itu, kami menunggu tim Bosamba untuk memastikan aspek teknis dan keselamatan sebelum turun ke sungai,” jelasnya.

Sementara itu, sejak pagi hari tim gabungan bersama relawan, serta anggota TNI-Polri dari Polsek dan Koramil Taman Krocok telah melakukan penyisiran ulang dengan berjalan kaki di sepanjang bantaran sungai. Namun, pencarian sementara dihentikan sembari menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan tim SAR dan Bosamba.

Baca juga: https://ulas.co.id/warga-dilaporkan-hilang-diduga-hanyut-di-sungai-sampean-baru-bpbd-bondowoso-lakukan-pencarian/

AKBP Aryo menegaskan, upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Dalam proses pencarian tersebut, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat turut berperan aktif membantu tim gabungan. Keluarga korban yang merupakan warga asli setempat dinilai memahami titik-titik sungai yang kerap dilalui warga, sehingga informasi yang diberikan sangat membantu proses pencarian.

Baca juga: https://ulas.co.id/perhutani-kph-bondowoso-dukung-penanaman-bersama-bpbd-untuk-penguatan-das/

“Di sini kita saling bersinergi dan berkolaborasi. Tujuan kita satu, yakni membantu mengevakuasi korban dan berharap bisa segera ditemukan,” pungkasnya.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *