Sekda Bondowoso Tegaskan Duta Wisata Bukan Ajang Kecantikan, tapi Penggerak Pembangunan Daerah

Sekda Bondowoso didampingi Plt Kadisparbudpora saau usai menghadiri seleksi 10 besar Kacong jebbing (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, Ulas.co.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathor Rozi, menegaskan bahwa pemilihan Duta Wisata tidak boleh dipandang sebagai kontestasi kecantikan semata. Menurutnya, ajang tersebut memiliki tujuan strategis untuk menghadirkan generasi muda yang mampu mempromosikan potensi daerah secara komprehensif.
Baca juga: https://ulas.co.id/bapenda-bondowoso-genjot-optimalisasi-pbb-targetkan-pad-2026-capai-rp333-miliar/
Sekda Fathur Rozi menjelaskan bahwa penilaian peserta didasarkan pada tiga aspek penting, yakni brain, beauty, dan behavior. Aspek brain menekankan keluasan wawasan dan pengetahuan peserta.
“Pengetahuan yang luas menjadi kunci. Mereka harus memahami banyak hal agar mampu menjadi representasi daerah,” ujarnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/desa-pakuwesi-luncurkan-pakuwesi-semanis-terobosan-digital-untuk-data-kependudukan-real-time/
Sementara itu, beauty tidak semata merujuk pada kecantikan fisik. Ia menekankan pentingnya inner beauty sebagai indikator kepribadian yang baik.
“Sikap, karakter, dan kecantikan dari dalam itu yang utama. Inilah yang menjadikan mereka layak menjadi duta,” jelasnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/dpc-grib-jaya-lumajang-apresiasi-iwl-atas-bantuan-logistik-bencana-semeru/
Baca juga: https://ulas.co.id/ikatan-wartawan-lumajang-peduli-bantu-sembako-untuk-warga-terdampak-erupsi-gunung-semeru/
Aspek terakhir, behavior, mencerminkan perilaku dan etika peserta dalam membawa diri sebagai perwakilan Bondowoso.
“Mereka harus mampu membawa diri dengan baik, karena nantinya akan mengemban tugas sebagai wajah Bondowoso,” tambahnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/sandi-ikromah-aulia-mochtar-tegaskan-komitmen-perjuangkan-aspirasi-warga-pada-reses-masa-sidang-i/
Saat ini seleksi Duta Wisata telah menyisakan lima besar peserta dan akan segera dikerucutkan menjadi tiga besar. Pemenang utama nantinya akan dikirim untuk mewakili Bondowoso pada ajang tingkat Jawa Timur.
Baca juga: https://ulas.co.id/polres-bondowoso-mengamankan-pelaku-pencabulan-di-bawah-umur/
Fathur Rozi juga menegaskan bahwa esensi kegiatan ini bukan pada seremoni kompetisi, melainkan kontribusi nyata para duta dalam pembangunan daerah. Ia berharap para finalis mampu menjadi motor penggerak dalam mengenalkan berbagai potensi Bondowoso, mulai dari pariwisata, lingkungan, pendidikan, hingga ekonomi dan kesehatan.
Baca juga: https://ulas.co.id/perhutani-kph-bondowoso-optimalkan-fungsi-ekologis-hutan-melalui-gound-braeking-besama-iikp-dan-lintas-sektor/
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa peran para Duta Wisata akan diarahkan untuk mendukung program Smart Branding City Bondowoso, yang berfokus pada penguatan citra daerah di sektor pariwisata, pendidikan, dan lingkungan.
“Pembangunan Bondowoso harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda. Kita ingin ada karya nyata dari adik-adik ini dalam proses pembangunan,” tegasnya.
Baca juga:
Sekda berharap kehadiran Duta Wisata mampu mempercepat penguatan identitas dan citra positif Bondowoso di tingkat regional maupun nasional.
Baca juga: https://ulas.co.id/dukung-ekonomi-biru-fikom-unitomo-dan-pemkab-halmahera-utara-kembangkan-multiplier-effect-hilirisasi-kelapa/

Sementar itu, Plt Kadisparbudpora Bondowoso melalui Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Seleksi Duta Wisata Libatkan Sekolah, Paguyuban, dan Kampus.
Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata Bondowoso, Yuni Dwi Srihandayani, menjelaskan bahwa proses seleksi Duta Wisata tahun ini dilakukan melalui sosialisasi intensif ke berbagai lapisan masyarakat. Sosialisasi dilaksanakan ke sekolah-sekolah, paguyuban Jebing Cibing, serta kampus-kampus, diikuti dengan publikasi melalui media sosial yang dikelola panitia maupun komunitas.
“Awalnya kami melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, lalu melibatkan paguyuban Kacong Jebing . Mereka turut melakukan sosialisasi ke lingkup masing-masing, termasuk kampus dan media sosial yang mereka miliki,” ujar Yuni.
Baca juga: https://ulas.co.id/mahfud-junaedi-tekankan-penguatan-perencanaan-desa-untuk-percepatan-operasional-koperasi-desa-merah-putih/
Usai sosialisasi, pendaftaran peserta dibuka untuk umum. Seluruh pendaftar kemudian diseleksi melalui beberapa tahapan, termasuk penilaian kepribadian serta sesi wawancara. Yuni menegaskan bahwa tim juri bekerja profesional dan menjunjung netralitas.
“Penjurian kami jaga betul netralitasnya. Ada penilaian dari aspek kepribadian dan interview. Tahun ini peserta dari Jebing cukup banyak,” jelasnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/wabup-asad-bersama-kadisnakkan-tinjau-pengobatan-massal-ternak-dan-pemeriksaan-aset-bbi-di-sumber-wringin/
Dari seluruh peserta, panitia menyeleksi 10 pasang finalis yang berhak melaju ke tahap final. Pada babak selanjutnya, panitia akan menetapkan pemenang satu, dua, dan tiga. Meski demikian, seluruh finalis tetap akan memperoleh predikat sesuai kompetensi masing-masing, berdasarkan hasil karantina dan penilaian juri.
Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-tegaskan-mutasi-jabatan-berjalan-sesuai-prosedur-dan-hasil-evaluasi-kinerja/
Menurut Yuni, aspek penilaian tidak hanya terfokus pada kemampuan peserta dalam bidang pariwisata. Para finalis juga dinilai dari partisipasi mereka dalam kegiatan sosial, pemasaran, hingga kontribusi di lingkungan masing-masing.
“Anak-anak ini tidak hanya berkegiatan di dunia pariwisata. Mereka juga terjun dalam kegiatan sosial, pemasaran, dan aktif di lingkungan mereka. Artinya, duta wisata bukan sekadar mempromosikan destinasi, tetapi juga memberi kontribusi untuk membuat Bondowoso lebih baik,” tegasnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/sonny-t-danaparamita-hadiri-anniversary-ke-7-balawangi-tegaskan-komitmen-lestarikan-budaya-banyuwangi/
Yuni menambahkan bahwa para Duta Wisata nantinya juga diproyeksikan menjadi influencer daerah yang mampu mempromosikan Bondowoso melalui berbagai platform digital.
“Mereka akan bergerak sebagai influencer untuk mempromosikan Bondowoso melalui konten-konten kreatif,” terangnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/golkar-bondowoso-tegaskan-soliditas-dukung-kinerja-bupati-dari-akar-sampai-daun-kami-kompak/
Ia berharap keberadaan Duta Wisata dapat menjadi kekuatan baru dalam meningkatkan citra, promosi, serta perkembangan pariwisata daerah.
Penulis: Redaksi

