Bapenda Bersama Asisten Pemkab Bondowoso Gencarkan Monitoring Pajak, Temukan 15 Potensi Objek Baru

Kepala Bapenda Bondowoso bersama Asisten II dan III saat moniv dibeberapa kecamatan (foto dok: istimewa)
Bondowoso, Ulas.co.id – Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bondowoso bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus melakukan langkah strategis untuk optimalisasi pajak daerah. Kamis (13/11/2025).
Baca juga: https://ulas.co.id/peresmian-sumur-bor-di-dusun-lor-sawah-dorong-akses-air-bersih-dan-kesejahteraan-warga/
Baca juga: https://ulas.co.id/sekda-bondowoso-apresiasi-tiga-kecamatan-capai-100-pajak-siapkan-strategi-kolaboratif-tingkat-desa/
Kepala Bapenda Bondowoso, Slamet Yantoko, menyampaikan bahwa tim terpadu melaksanakan kegiatan monitoring pajak hotel dan restoran, sekaligus monitoring dan evaluasi (monev) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tiga kecamatan, yakni Curahdami, Pakem, dan Wringin.
Baca juga: https://ulas.co.id/peternakan-banjuran-melesat-inovasi-respons-cepat-dan-dukungan-pemerintah-jadi-kunci-keberhasilan/
Baca juga: https://ulas.co.id/pemkab-bondowoso-gencarkan-pengawasan-pajak-hotel-dan-restoran-temuan-bpk-capai-puluhan-juta-rupiah/
“Kami tegak lurus dalam pelaksanaan monitoring pajak hotel dan restoran bersama Asisten II dan III. Selain itu, kami juga melakukan monev PBB di tiga kecamatan untuk memastikan kepatuhan wajib pajak serta menggali potensi baru. Alhamdulillah satu (1) Kelurahan langsung lunas,” ujar Slamet Yantoko.
Baca juga: https://ulas.co.id/pengurus-koni-kabupaten-bondowoso-periode-2025-2029-dikukuhkan-ketua-koni-jawa-timur-di-pendapa-bupati/
Menurutnya, hasil dari kegiatan pekan ini menunjukkan capaian yang menggembirakan. Tim berhasil menemukan 15 potensi objek pajak (OP) baru yang siap dikenakan pajak makanan dan minuman (Mamin) sebesar 10 persen.
Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-ahw-dan-bpn-kabupaten-bondowoso-tandatangani-mou-pemasangan-patok-batas-tanah-serentak/
“Ditemukan ada PNS yang sampai saat ini blm terima sppt. Bismillah, ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk mengoptimalkan PAD Bondowoso. Setiap potensi pajak harus kita kelola dengan baik agar memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tambahnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/pemkab-bondowoso-buka-job-fair-2025-wujudkan-angkatan-muda-pekerja-tangguh-menuju-bondowoso-berkah/
Slamet Yantoko juga menegaskan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah dalam memperkuat pendapatan asli daerah. Ia menyebutkan bahwa kolaborasi antara Bapenda dan pihak pihak terkait, bukan hanya untuk pengawasan. Tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada pelaku usaha agar lebih patuh terhadap kewajiban perpajakan.
Baca juga: https://ulas.co.id/baru-dilantik-kepala-bapenda-bondowoso-gercep-dorong-optimalisasi-pbb-dan-bphtb-untuk-perkuat-pad-2025/
“PAD adalah nyawa pembangunan daerah. Dengan kerja keras, kejujuran, dan kebersamaan, kita berharap Bondowoso menjadi daerah yang semakin berkah,” pungkasnya.
Penulis: Redaksi

