Bupati Bondowoso Bersama Kodim 0822 Serahkan Kendaraan Operasional Koperasi Desa, Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Bupati Bondowoso saat berikan arahan pada kepala desa penerima kendaraan operasional KDMP (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id — Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Kodim 0822 terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi berbasis desa melalui dukungan nyata terhadap kelembagaan koperasi. Hal ini ditandai dengan penyerahan simbolis kendaraan operasional bagi koperasi desa/kelurahan dalam program Daerah Putih, yang digelar di Pendopo RBA (23/4/2026).
Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan kendaraan operasional ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pelayanan dan meningkatkan produktivitas koperasi di tingkat desa.
“Program ini kita rancang untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Dengan adanya kendaraan operasional, diharapkan mobilitas dan jangkauan pelayanan koperasi semakin luas dan efektif,” ujar Bupati.
Baca juga: https://ulas.co.id/camat-pujer-perkuat-sinergi-desa-dorong-percepatan-penurunan-kemiskinan-ekstrem/
Ia menyampaikan bahwa pada tahap awal, target penyaluran kendaraan operasional mencapai 131 unit. Namun, realisasi saat ini masih bertahap, dengan puluhan unit yang telah didistribusikan dan sisanya akan segera menyusul dalam waktu dekat.
“Ini bagian dari proses. Yang sudah siap dan memenuhi kriteria kita dahulukan. Ke depan, semua yang sudah terdaftar dan tuntas administrasinya akan kita fasilitasi,” jelasnya.
Terkait aspek pembiayaan, termasuk pajak kendaraan, Bupati mengakui masih perlu adanya penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa agar tidak menimbulkan beban yang membingungkan di lapangan.
“Kita ingin semuanya jelas, baik dari sisi pengelolaan maupun tanggung jawabnya. Koordinasi akan terus kita perkuat agar program ini berjalan optimal dan tepat sasaran,” tambahnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/ketua-dprd-bondowoso-tekankan-perbaikan-kinerja-dalam-rekomendasi-lkpj-2025/
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi antara seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, hingga desa, dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
“Ini bukan hanya soal bantuan kendaraan, tapi bagaimana kita membangun sistem ekonomi desa yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap koperasi desa dapat menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-sampaikan-apresiasi-atas-rekomendasi-dprd-terhadap-lkpj-2026/

Bupati Bondowoso bersama Kasdim 0822 saat penyerahan secara simbolis pada penerima kendaraan operasional KDMP (foto ndok: Yusi Ulas.co.id)
Sementara itu, Dandim 0822 Bondowoso yang diwakili Kasdim, Teguh menjelaskan, bahwa Program bantuan kendaraan bagi masyarakat/desa ditargetkan mencapai 132 unit pada tahun pertama. Namun, hingga saat ini baru terealisasi sebanyak 41 unit dan sisanya akan disalurkan dalam waktu dekat.
Kasdim 0822, Teguh juga menyampaikan bahwa dalam satu hingga dua hari ke depan, tahap lanjutan akan segera dibuka. Penerima berikutnya akan diambil dari daftar pendaftar yang sudah memenuhi persyaratan.
“Kalau target tahun pertama 131 unit, berarti kendaraan yang disiapkan juga 131. Saat ini baru 41 yang terealisasi, dan dalam waktu dekat akan kita lanjutkan,” ujarnya.
Terkait pembiayaan pajak kendaraan, disebutkan masih mau dipertanyaman lanjut pada komando diatas.
“Saya sendiri masih belum mendapat kejelasan soal itu. Apakah dibebankan ke desa atau ada skema lain, itu masih perlu dikonfirmasi ke Pimpinan diatas,” tambahnya.
Pelaksanaan program tetap berjalan sebagai bentuk tindak lanjut dengan tetap mengedepankan koordinasi antar pihak terkait.
Penulis: Redaksi







