Bupati Bondowoso Resmikan Rehabilitasi DAM Pakisan dengan Cakupan Lahan Pertanian 700 Hektar

Plt. Kepala Dinas BSBK Bondowoso saat sambutan dan bupati Bondowoso serta wakil bupati, Ketua DPRD dan Kasdim saat meresmikan DAM Air Pakisan (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, Ulas.co.id – Rehabilitasi bangunan saluran DAM air Pakisan yang cakup 700 hektar lahan pertanian di wilayah kecamatan Pujer dan Tlogosari diresmikan Bupati Bondowoso, Kamis,(10/07/2025).

Peresmian DAM di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) wilayah Tlogosari kali ini, dihadiri Bupati, Wakil Bupati, ketua DPRD, serta Kasdim 0822 dan pihak terkait lain.

Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, dipahami bersama bahwa sektor pertanian menjadi pilar utama pendukung perekonomian masyarakat Bondowoso.

Desa Sulek Kembali Resmikan Kampung Zakat Kelompok Tani Ternak Subur Berkah Legung

Dimana, ketersediaan air irigasi yang cukup merata menjadi faktor penentu keberhasilan peningkatan kesejahteraan petani.

” Saluran irigasi yang kita selesaikan rehabilitasinya ini adalah salah satu sumber irigasi penting bagi ratusan hektar lahan pertanian di desa Pakisan dan sekitarnya,” ujarnya.

Menurutnya, selama beberapa tahun, DAM ini mengalami penurunan fungsi karena kerusakan struktur akibat dampak bencana. sehingga berpengaruh besar terhadap ketersediaan air bagi para petani khususnya di musim kemarau.

“Atas kebutuhan melalui aspirasi masyarakat ini, Pemkab Bondowoso melalui Dinas BSBK telah melaksanakan rehabilitasi ini telah selesai dengan hasil yang memuaskan,” tuturnya.

Bupati juga mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak yang berkontribusi dalam proyek ini, khususnya dinas BSBK, kontraktor pelaksana, pengawas proyek pemerintah daerah wilayah Pakisan.

Selain itu juga ada para petani pemanfaat saluran irigasi ini dan masyarakat yang turut menjaga proses pembangunan ini hingga berjalan dengan lancar.

“Saya berharap jangan sampai setelah bangunan ini diresmikan fungsi bangunan ini menurun karena kurangnya pemeliharaan atau ulah segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab,” ucapnya.

Inovasi Pengelolaan Limbah Pertanian dan Peternakan (KOHE) DPKP Bondowoso Tandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) Dengan PT. Seven Oceans Agro Industry

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas BSBK Bondowoso, Ansori, dalam laporannya menyampaikan, bahwa rehabilitasi yang dikerjakan 90 hari pada 23 april 2025 dan berakhir pada 21 Juli 2025 ini, menggunakan anggaran opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) tahun 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 499.436.900.

“Saluran ini menjadi prioritas perbaikan pasca bencana, mengingat area layanan saluran ini mencakup 2 kecamatan Pujer dan Tlogosari yang dan 7 desa dengan luasan lahan cakupan mencapai 700 hektar,” paparnya.

 

Adapun 7 desa yang dicakup aliran irigasi ini meliputi desa pakisan, maskuning wetan, maskuning kulon, jebung lor, jebung kidul, dan desa patemon.

 

“Kami berharap kepada semua unsur kecamatan dan desa juga khususnya masyarakat, untuk bersama-sama menjaga dan merawat bangunan ini dalam rangka kebaikan bersama,” pungkasnya. (Yus)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *