Damkar Bondowoso Bersama Akbid D3 Bondowoso Gelar Simulasi Kebakaran dan Evakuasi Korban, Tingkatkan Kesiapsiagaan Civitas Akademika

Kasi Damkar Bondowoso bersa tim saat melakukan simulasi bersama Akbid D3 di Bondowoso (foto dok: Yusi Ulas.co.id/Damkar)

Bondowoso, ulas.co.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bondowoso menggelar simulasi penanggulangan kebakaran dan penyelamatan korban di Kampus Akademi Kebidanan D3 (Akbid) Bondowoso, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan civitas akademika dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran.

Simulasi diawali dengan pemberian materi mengenai penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, serta penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Petugas Damkar juga memperkenalkan teknik pemadaman api menggunakan fire blanket untuk menangani kebakaran skala kecil.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/wakil-bupati-bondowoso-asad-yahya-safii-ajak-masyarakat-makmurkan-masjid-dan-perkuat-kepedulian-sosial-di-wringin-muharam-fest-2026/

Selanjutnya, peserta mendapatkan praktik langsung memadamkan api yang sengaja dibuat sebagai bagian dari simulasi. Dengan pendampingan petugas Damkar, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berkesempatan mencoba menggunakan APAR serta teknik pemadaman yang benar.

Tak hanya itu, simulasi juga mencakup proses evakuasi korban dari gedung menggunakan tandu serta penanganan awal korban sesuai prosedur kedaruratan. Mahasiswa Akbid turut dilibatkan dalam simulasi pertolongan pertama sebagai bagian dari pembelajaran menghadapi situasi bencana.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/selamatan-desa-karang-melok-jadi-ajang-pelestarian-budaya-kades-mahfud-keris-mengajarkan-akhlak-bukan-mistis/

Kasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Bondowoso, Martanto menyampaikan bahwa edukasi semacam ini penting untuk membangun budaya sadar keselamatan di lingkungan pendidikan.

“Melalui simulasi ini kami ingin memastikan seluruh civitas akademika memahami cara mencegah kebakaran, menggunakan APAR, hingga melakukan evakuasi secara aman dan terkoordinasi,” ujarnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/camat-dan-kua-tamanan-dukung-selamatan-desa-karang-melok-tegaskan-keris-warisan-budaya-bukan-unsur-mistis/

Sementara itu, pihak Akbid Bondowoso mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi situasi darurat.

Dengan adanya simulasi ini, diharapkan seluruh civitas akademika Akbid Bondowoso semakin siap, sigap, dan mampu mengambil tindakan yang tepat apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/operator-desa-kini-bisa-ajukan-reaktivasi-bpjs-kesehatan-nonaktif-dinsos-dan-bpjs-bondowoso-perkuat-kolaborasi/

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *