Hari Keenam Puasa Ramadhan, SPPG Magdalena ABK Group Konsisten Sajikan Menu Kering Sesuai SOP Badan Gizi Nasional

SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group sajikan menu kering di bulan puasa sesuai SOP Badan Bergizi Nasional (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id – Memasuki hari keenam bulan suci Ramadhan, SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Group kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan pelayanan penyediaan makanan bergizi dengan tetap menyajikan menu kering sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional, Selasa (24/02/2026).
Owner Mitra mandiri Magdalena ABK Group Tegal Pasir Jambesari, Incess Magdalena menegaskan bahwa konsistensi terhadap standar yang telah ditetapkan merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesional perusahaan dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional.
“Kami tetap berkomitmen menjalankan SOP dari Badan Gizi Nasional. Di bulan Ramadhan ini, menu kering menjadi solusi yang tepat, namun tetap harus memenuhi standar kualitas, keamanan, dan nilai gizi. Tidak boleh ada yang dikurangi dari sisi mutu,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa penyesuaian menu selama Ramadhan telah melalui perencanaan matang, mulai dari komposisi gizi, ketahanan produk, hingga sistem distribusi. Menu kering dipastikan tetap memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi penerima manfaat, sekaligus mempertimbangkan kondisi puasa.
Selain itu, seluruh proses produksi dilakukan dengan pengawasan ketat, menjaga higienitas dapur, kualitas bahan baku, serta ketepatan takaran sesuai pedoman resmi. Hal ini dilakukan untuk memastikan setiap paket yang diterima benar-benar layak konsumsi dan sesuai standar.
“Bagi kami, ini bukan sekadar menjalankan program, tetapi amanah. Kami ingin memastikan bahwa setiap penerima manfaat tetap mendapatkan asupan gizi terbaik, meskipun dalam suasana Ramadhan,” tambahnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/jembatan-sukowiryo-nangkaan-bondowoso-ambruk-akses-utama-ditutup-total/
Dengan konsistensi tersebut, SPPG Magdalena ABK Group menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah serta memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat secara berkelanjutan.
Baca juga: https://ulas.co.id/tiga-warisan-budaya-bondowoso-resmi-berstatus-nasional-khofifah-ini-fondasi-karakter-dan-kebangkitan-daerah/
Penulis: Redaksi







