Rekrutmen Dapur 2 SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Lentera Nusantara Pasarejo Masuk Tahap Wawancara, Owner Tegaskan Proses Terbuka dan Berbasis Juknis

Owner sppg didampingi staf dan babinsa serta Da mn sub 2 Kodim 0822, Intel, dan Batu’ut saat berikan arahan dan penjelasan pada 371 calon karyawan sppg Dapur 2 Mitra Mandiri Magdalena ABK Lentera Nusantara di Pasarejo Wonosari Bondowoso (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, ulas.co.id — Proses rekrutmen tenaga kerja di Dapur 2 SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Lentera Nusantara Desa Pasarejo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, kini telah memasuki tahap wawancara. Hal tersebut disampaikan oleh Owner SPPG Mitra Mandiri Magdalena ABK Lentera Nusantara, Lina Tripuspita Sudarmo Putri, Sabtu (25/4/2026).

Menurut Owner SPPG Dapur 2 Mitra Mandiri Lina Tripuspita Sudarmo Putri menjelaskan bahwa tahapan yang berlangsung saat ini merupakan bagian penting dalam seleksi penerimaan 47 calon karyawan yang telah lolos administrasi. Ia menegaskan bahwa proses rekrutmen dilakukan secara terbuka untuk umum dan mengacu pada petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan.

“Rekrutmen ini memang kami buka secara umum. Namun tetap mengikuti aturan, di mana kuota untuk warga lokal maksimal 30 persen, sedangkan sisanya dapat diisi pelamar dari luar wilayah, termasuk luar kecamatan,” jelasnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/bank-jatim-perkuat-komitmen-dukung-pertumbuhan-ekonomi-daerah/

Lina juga mengungkapkan tingginya antusiasme pelamar, termasuk dari mereka yang sebelumnya pernah mengikuti seleksi di SPPG Sekarputih. Banyak di antaranya kembali mendaftar di SPPG Pasarejo sebagai bentuk kegigihan untuk mendapatkan pekerjaan.

“Banyak pelamar dari SPPG sebelumnya yang kembali mencoba di sini. Ini menunjukkan semangat mereka yang tidak mudah menyerah dan benar-benar ingin bekerja,” ujarnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-bersama-kodim-0822-serahkan-kendaraan-operasional-koperasi-desa-dorong-penguatan-ekonomi-kerakyatan/

Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara ketat dan profesional, guna memastikan kualitas tenaga kerja yang akan bergabung. Selain itu, transparansi menjadi prinsip utama agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.

Lebih lanjut, Lina berharap keberadaan SPPG Mitra Mandiri di Desa Pasarejo dapat memberikan dampak positif, khususnya dalam membuka lapangan kerja dan menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, program ini bisa membantu warga sekitar dengan membuka peluang kerja. Harapannya tentu bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/ketua-dprd-bondowoso-tekankan-perbaikan-kinerja-dalam-rekomendasi-lkpj-2025/

Tak hanya itu, ia juga menilai dukungan masyarakat sekitar menjadi faktor penting dalam keberhasilan program SPPG. Sinergi yang terbangun dinilai mampu memperkuat keberlanjutan program pemerintah yang dijalankan di tingkat desa.

Ke depan, pihaknya berharap SPPG Mitra Mandiri dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal serta peningkatan ekonomi desa.

Baca juga: https://ulas.co.id/samsul-hadi-dorong-opd-tindak-lanjuti-rekomendasi-lkpj-bupati-dan-optimalkan-peran-kdmp/

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *