Bank Jatim Perkuat Komitmen Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arif Wicaksono saat berikan sambutan (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id – Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arif Wijaksono menegaskan komitmen Bank Jatim dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai program strategis yang berfokus pada penguatan sektor riil dan peningkatan akses layanan keuangan bagi masyarakat. Kamis (23/4/2026) di pendopo RBA.
Dalam keterangannya, Arif menyampaikan bahwa Bank Jatim terus berupaya menghadirkan inovasi layanan perbankan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman, sekaligus memperluas jangkauan pembiayaan kepada pelaku usaha, khususnya UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Bank Jatim tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara Bank Jatim dengan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program-program pembangunan, termasuk dalam penyaluran kredit produktif, digitalisasi layanan, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Selain itu, Bank Jatim juga terus memperkuat transformasi digital guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam mengakses layanan perbankan. Hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi serta tuntutan masyarakat yang semakin mengedepankan efisiensi dan kecepatan layanan.
Dengan berbagai langkah tersebut, Bank Jatim optimistis dapat terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih merata di seluruh wilayah Jawa Timur.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi menjalin kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Cabang Bondowoso dalam upaya mempercepat digitalisasi keuangan daerah. Penandatanganan perjanjian tersebut berlangsung di Pendopo.
Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid menegaskan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, dan akuntabel melalui implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD).
“Melalui KKPD ini, kita mendorong sistem pembayaran yang lebih efisien dalam penggunaan uang persediaan, sekaligus memperkuat prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.
Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-sampaikan-apresiasi-atas-rekomendasi-dprd-terhadap-lkpj-2026/
Menurutnya, kerja sama dengan Bank Jatim juga menjadi bagian penting dari transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Ia mengakui bahwa digitalisasi transaksi di Bondowoso masih perlu ditingkatkan dibanding daerah lain di Jawa Timur.
Karena itu, pihaknya telah meminta dukungan dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan untuk memperkuat literasi keuangan serta mendorong sosialisasi transaksi elektronik secara lebih masif di masyarakat.
“Kami ingin digitalisasi transaksi ini tidak hanya berjalan di pemerintahan, tetapi juga diiringi dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap literasi keuangan dan penggunaan transaksi non-tunai,” katanya.
Selain penandatanganan kerja sama, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim Cabang Bondowoso. Bupati menilai, CSR merupakan bentuk nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“CSR bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi juga investasi jangka panjang untuk membangun kualitas hidup masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta mendukung pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia berharap program CSR tersebut benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
“Kolaborasi adalah kunci. Dengan kerja sama yang solid, kita optimistis dapat mewujudkan Bondowoso yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.
Penulis: Redaksi







