Sekda Bondowoso: Seleksi Open Bidding di 11 OPD Tetapkan Tiga Besar Terbaik Berbasis Kinerja dan Akuntabilitas

Sekda Bondowoso usai rapat Peluncuran dan penandatanganan pakta integritas bersama bupati wabup dan seluruh OPD

Sekda Bondowoso usai rapat Peluncuran dan penandatanganan pakta integritas bersama bupati wabup dan seluruh OPD (foto dok: Yusi Ulas.co.id) 

Bondowoso, Ulas.co.id – Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menyampaikan bahwa proses seleksi kinerja terhadap 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah dilaksanakan secara objektif, terukur, dan akuntabel, dengan hasil akhir menetapkan tiga OPD terbaik.

Hal tersebut disampaikan Sekda usai rangkaian kegiatan peluncuran Aplikasi SAKIP AKSELERASI, Senin (12/01/2026).

Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-luncurkan-aplikasi-akselerasi-untuk-perkuat-akuntabilitas-kinerja-pemerintah-daerah/

Menurut Fathur Rozi, seleksi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam memastikan implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) berjalan secara nyata, bukan sekadar formalitas administratif.

“Seleksi ini dimulai dari 11 OPD yang dinilai berdasarkan kinerja, keselarasan program dengan perencanaan, serta dampak nyata yang dihasilkan. Dari proses tersebut kemudian ditetapkan tiga OPD terbaik sebagai hasil akhir,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi telah disusun sejak awal dan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Proses penilaian dilakukan secara hati-hati dan berbasis data, sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

“Jadwal dan mekanisme seleksi ini sudah dirancang sejak awal dan teman-teman OPD juga sudah mengetahuinya. Semua berjalan sesuai tahapan yang telah ditentukan,” ujarnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/bupati-bondowoso-tinjau-langsung-lokasi-banjir-di-kecamatan-cermee/

Sekda juga menekankan bahwa proses seleksi ini dilaksanakan secara transparan dan terbuka, serta mendapat pendampingan dari Kejaksaan sebagai bentuk penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Kita juga melakukan pendampingan dengan Kejaksaan, sehingga seluruh proses berjalan dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas,” tegasnya.

Terkait waktu pengumuman hasil akhir, Fathur Rozi menyampaikan bahwa prosesnya dilakukan secara cepat tanpa mengurangi ketelitian. Bahkan, penetapan hasil akhir dapat diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat.

“Tidak lebih dari satu hari. Insya Allah prosesnya cepat dan bisa segera diketahui hasilnya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa seleksi ini bukan bertujuan mencari kesalahan, melainkan mendorong peningkatan kinerja perangkat daerah secara berkelanjutan. OPD yang masuk tiga besar diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) bagi OPD lainnya.

Baca juga: https://ulas.co.id/edufair-ke-3-bondowoso-dorong-akses-pendidikan-tinggi-dan-peningkatan-ipm/

“Yang terpenting adalah bagaimana kinerja ini berdampak nyata dan selaras dengan visi, misi, serta tujuan pembangunan Kabupaten Bondowoso,” pungkasnya.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *