Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Masyarakat dalam Pembangunan Jembatan di Desa Gadingsari

Pangdam V/Brawijaya didampingi Dandim 0822, Polres, Wabup, serta Camat Pakem dan Kepala Desa Gadingsari saat resmikan jembatan (foto dok: Yusi Ulas.co.id)
Bondowoso, ulas.co.id – Usai tinjau pembangunan Yonif TP di Desa Sukorejo, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI Angkatan Darat, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan jembatan di Desa Gadingsari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso. Selasa (2/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan jembatan tersebut merupakan bukti nyata kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah. Infrastruktur yang dibangun tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, kita bisa bersama-sama menyelesaikan pembangunan jembatan ini. Ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara TNI Angkatan Darat dan masyarakat. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus dipertahankan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pangdam V/Brawijaya.
Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi warga Desa Gadingsari dan sekitarnya, terutama dalam memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta akses pelayanan publik.
Pangdam juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan, mulai dari jajaran TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat yang secara aktif terlibat dalam setiap tahapan pekerjaan. Ia menilai kolaborasi yang terjalin menjadi contoh nyata bahwa pembangunan akan lebih cepat terwujud apabila dilakukan secara bersama-sama.
Selain meningkatkan konektivitas wilayah, pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kedekatan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga persatuan, keamanan, dan ketahanan wilayah.
“Keberhasilan pembangunan ini bukan hanya tentang berdirinya sebuah jembatan, tetapi juga tentang terbangunnya kebersamaan, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama. TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan dan mendukung percepatan pembangunan,” tegasnya.
BACA JUGA: https://ulas.co.id/bhayangkara-fair-2026-jadi-wujud-kedekatan-polri-dengan-masyarakat-bondowoso/
Dengan rampungnya jembatan di Desa Gadingsari, masyarakat kini dapat menikmati akses yang lebih aman dan nyaman. Keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Pakem dan sekitarnya.
Penulis: Redaksi


