Lima Rumah Ludes Terbakar di Bondowoso, Perkim Siapkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban

Bondowoso, ulas.co.id – Pemerintah Kabupaten Bondowoso bergerak cepat menyiapkan bantuan stimulan bagi warga yang menjadi korban kebakaran di Dusun Sumber Tengah, RT 13/RW 04, Desa Sumber Anom, Kecamatan Tamanan. Melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Ciptaru), pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta untuk membantu pembangunan kembali lima rumah yang mengalami kerusakan berat.

Kepala Bidang Perumahan, Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perkim Ciptaru Bondowoso, Muhammad Mukhlis, mengatakan hasil asesmen di lapangan menetapkan lima unit rumah masuk kategori rusak berat sehingga berhak menerima bantuan stimulan dari pemerintah daerah.

“Setelah Surat Keputusan Bupati diterbitkan, kami akan membuka rekening atas nama masing-masing korban. Lima korban akan menerima bantuan pembangunan kembali rumah sebesar Rp20 juta per rumah,” ujar Mukhlis, Jumat (31/7/2026).

BACA JUGA: https://ulas.co.id/wujudkan-persatuan-dan-cinta-tanah-air-camat-wringin-misyono-pimpin-pawai-merah-putih-sambut-hut-ke-81-ri/

Ia menjelaskan, setiap penerima akan memperoleh bantuan senilai Rp20 juta, dengan rincian Rp17,5 juta dialokasikan untuk pembelian material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya upah tukang.

Menurut Mukhlis, pencairan dana upah tukang dilakukan secara bertahap guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan. Sebagian dana diberikan pada awal pembangunan, sedangkan sisanya dicairkan setelah progres pembangunan mencapai sedikitnya 30 persen.

“Dengan mekanisme tersebut, proses pembangunan rumah diharapkan dapat berjalan tepat sasaran, transparan, dan benar-benar dimanfaatkan untuk memulihkan tempat tinggal warga yang terdampak,” katanya.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/kemensos-gandeng-dinsos-p3akb-bondowoso-gelar-isbat-nikah-terpadu-lindungi-hak-anak-dan-tertib-administrasi/

Total bantuan yang disiapkan Dinas Perkim Ciptaru untuk lima rumah rusak berat tersebut mencapai Rp100 juta.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Bondowoso, Vara Tedi, menyampaikan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah berkobar hebat dan menguasai sebagian besar bangunan sehingga upaya pemadaman difokuskan untuk melokalisasi api agar tidak merembet ke rumah-rumah lainnya.

Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya lima rumah hangus terbakar, dua rumah lainnya mengalami kerusakan akibat terdampak kobaran api, dan sebuah musala ikut mengalami kerusakan. Sejumlah warga tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka. Bahkan, salah seorang korban kehilangan uang tunai puluhan juta rupiah yang ikut terbakar, sementara seekor sapi milik warga dilaporkan mati setelah kandangnya dilalap api.

BACA JUGA: https://ulas.co.id/karanganyar-resmi-jadi-desa-budaya-ke-9-di-bondowoso-pojhijen-diusulkan-jadi-warisan-budaya-tak-benda-indonesia/

Usai kebakaran, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i bersama Camat Tamanan Abdul Mufid meninjau lokasi kejadian sekaligus menyerahkan bantuan darurat kepada para korban. Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga terus melakukan pendataan serta memastikan seluruh korban memperoleh penanganan dan bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis: Redaksi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *