BPBD Bondowoso Gelar Pelatihan KATANA, Wabup As’ad: “Keluarga Tangguh Bencana adalah Fondasi Ketahanan Daerah”

Wabup bondowoso bersama Plt kalaksa BPBD dan asisten I, tim KATANA beserta kader PKK di bondowoso (foto dok: Yusi Ulas.co.id)

Bondowoso, Ulas.co.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso menyelenggarakan Pelatihan Keluarga Tangguh Bencana (KATANA) bagi seluruh kader TP PKK Se-Kabupaten Bondowoso, Selasa (2/12/2025), bertempat di Pendopo Raden Bagus Asra.

Baca juga: https://ulas.co.id/perbaikan-jalan-tanjakan-dusun-taman-kenek-sinergi-swadaya-masyarakat-dan-pemerintah-desa-pakuwesi/

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso, H. As’ad Yahya Safi’i, dan dihadiri oleh Plt. Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Prasojo, serta jajaran pemerintah daerah terkait.

Baca juga: https://ulas.co.id/sekda-bondowoso-tegaskan-duta-wisata-bukan-ajang-kecantikan-tapi-penggerak-pembangunan-daerah/

Wabup As’ad: Perempuan adalah Garda Terdepan dalam Edukasi Kesiapsiagaan

Dalam sambutannya, Wabup As’ad Yahya Safi’i menegaskan bahwa membangun keluarga yang tangguh bencana bukan hanya program teknis, melainkan investasi jangka panjang untuk keselamatan masyarakat Bondowoso.

Baca juga: https://ulas.co.id/menggalang-dana-untuk-bantu-saudara-terdampak-erupsi-semeru-organisasi-pagar-nusa-turun-ke-jalan/

“Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. Jika setiap keluarga memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan bencana, maka secara otomatis daerah kita memiliki pondasi ketangguhan yang kuat,” ujar Wabup As’ad.

Ia juga mengatakan bahwa PKK memegang peran strategis.

“Kader PKK memegang peran strategis merekapun menjadi agen informasi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, terutama kaum ibu,” tambahnya.

Wabup juga mengapresiasi upaya BPBD yang secara berkelanjutan menghadirkan edukasi mitigasi bencana di berbagai sektor. Ia menegaskan bahwa Bondowoso sebagai daerah dengan potensi bencana alam membutuhkan kerja sama pemerintah dan masyarakat secara utuh.

Baca juga: https://ulas.co.id/ikatan-wartawan-lumajang-peduli-bantu-sembako-untuk-warga-terdampak-erupsi-gunung-semeru/

Sementara itu, Plt. Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, dalam laporannya menyampaikan bahwa program KATANA merupakan strategi nasional yang diimplementasikan di daerah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan keluarga dalam menghadapi ancaman bencana.

“Kesiapsiagaan tidak boleh hanya menjadi pengetahuan petugas. Setiap rumah tangga harus tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi,” tegas Kristianto.

Baca juga: https://ulas.co.id/bapenda-bondowoso-genjot-optimalisasi-pbb-targetkan-pad-2026-capai-rp333-miliar/

Ia juga menjelaskan bahwa perempuan rumah tangga menjadi penguatan mitigasi di desa.
“Hari ini kita memperlengkapi TP PKK agar mampu menjadi penyebar pengetahuan mitigasi di tingkat desa hingga dusun,” ungkapnya.

Kristianto menambahkan bahwa BPBD terus berkomitmen menjadikan Bondowoso sebagai kabupaten yang resilien, dengan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program penanggulangan bencana.

Baca juga: https://ulas.co.id/desa-pakuwesi-luncurkan-pakuwesi-semanis-terobosan-digital-untuk-data-kependudukan-real-time/

PKK Diharapkan Jadi Agen Mitigasi di Tingkat Keluarga.
Materi pelatihan meliputi:
• Pengenalan potensi bencana di Bondowoso
• Penyusunan rencana kesiapsiagaan keluarga
• Teknik evakuasi mandiri
• Pertolongan pertama darurat
• Penyusunan jalur dan tas siaga bencana

Para kader PKK tampak antusias mengikuti sesi materi maupun simulasi yang diberikan oleh tim BPBD Bondowoso.

Baca juga: https://ulas.co.id/sandi-ikromah-aulia-mochtar-tegaskan-komitmen-perjuangkan-aspirasi-warga-pada-reses-masa-sidang-i/

Kegiatan pelatihan KATANA ini diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Bondowoso. Melalui keterlibatan PKK, pengetahuan mitigasi dapat menjangkau setiap keluarga sehingga risiko bencana dapat diminimalkan.

BPBD Bondowoso kembali menegaskan komitmennya:
“Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.”
Penulis: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *